Category Archives: Sumber Daya CSO

Yayasan Nurul Ummah

Yayasan Nurul Ummah memiliki tujuan di program Peduli SDGs ini yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Nampu, Kec. Karangrayung, Kab.Grobogan, Prov. Jawa Tengah. Output yang diharapkan dari kegiatan tersebut yaitu:

  1. Meningkatkan kapasitas masyarakat
  2. Terbentuknya kelompok-kelompok kreasi kecil yang produktif
  3. Terbangunnya usaha di masyarakat

pihak – pihak yang terlibat:

  1. Pemerintah Daerah dan Desa: Pemerintah daerah dan desa memberikan akses kepada masyarakat untuk dapat di akomodir untuk berkreasi dan berkolaborasi kerajinan bambu di lingkungan masyarakat dan akhirnya masyarakat mampu menambah penghasilan dari usaha-usaha baru yang inovatif sebagai dampak positif terhadap pembangunan di desa, angka kemiskinan di masyarakat mulai berkurang.
  2. Masyarakat Desa: Berperan aktif membangun usaha-usaha inovasi sebagai tambahan penghasilan keluarga dan usaha tersebut sehingga masyarakat bisa merasakan penghasilan dan kesejahteraan.
  3. Kelompok Pemuda: Menjadi pelopor utama dari kegiatan yang menggerakkan potensi dan sumber daya yang ada. Berperan motivasi dan berinovasi demi meningkatkan kesejahteraan lingkungan masyarakat dan kedepannya, mampu membawa kelompok-kelompok lain yang lebih maju dan mandiri.
  4. Kelompok Wanita: Terorganisir dalam kelompok wanita yang menjadi kegiatan kesejahteraan masyarakat yang mulai dari rumah sebagai kegiatan diri untuk mengisi waktu kosong. Pendataan masyarakat yang bersifat tani dan kerajinan belum kreatif / belum pasti pada akhirnya kelompok ini akan menjadi produsen berkualitas
    berskala kecil.

Nusra Empowerment Forum (NEF)

Nusra Empowerment Forum (NEF) berdiri pada hari Kamis, 24 Januari 2013. Kemudian disahkan dengan akta notaris No. 02 tertanggal 12 Juni 2013 di kator Notaris Arika Sari Bulan, SH.,M.Kn. Lembaga ini didirikan sebagai respons atas menguatnya tuntutan terhadap tersedianya sumberdaya manusia (human resources) yang berkualitas dan berbudaya, dan terwujudnya masyarakat egalitarian yang berperadaban. Adalah kesadaran umum bahwa sumberdaya manusia yang berkualitas menjadi prasyarat bagi terwujudnya masyarakat dan bangsa yang maju dan modern.

DeaGuru Institute

DeaGURU Institute, didirikan dengan akte notaris Indah Dugi Cahyono, SH.,M.Kn No. 65 tanggal 18 November 2016, Lahir dibulan pahlawan dengan semangat kepahlawanan oleh para intelektual muda yang cerdas, energik, dan kreatif yang mempunyai latar belakang yang beragam, mulai dari para peneliti, pengajar, tokoh masyarakat dan aktivis – aktivis LSM. Lembaga ini lahir dari semangat pembaharuan untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan kompetitif. Dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan Pendidikan Nasional sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang, pendidikan tidak dapat dimaknai sebagai sebuah proses jangka pendek, akan tetapi Pendidikan haruslah memiliki tujuan yang jelas agar dapat melahirkan generasi generasi yang unggul.

KABAR BUMI

Kabar Bumi  berdiri sejak tahun 2015, bergabung dengan JBMI (Jaringan Buruh Migran Indonesia) tahun 2017, namun tahun 2019 baru membuat akta notaris untuk KABAR BUMI SUMBAWA BARAT. Latar belakang lahirnya Kabar Bumi: Melimpahnya hasil alam, luasnya tanah dan laut sengaja tidak dikelola oleh negara dan malahan diserahkan ke pihak asing dengan dalih penanaman modal asing. Akibatnya rakyat Indonesia tergusur dari tanahnya sendiri dan tidak bisa menggarap tanahnya karena sudah dikuasi oleh pengusaha besar asing dan perkebunan besar. Perempuan menjadi BMI terbesar dikarenakan lapangan yang tersedia diluar negeri menjadi Pekerja Rumah Tangga, sistim feodalisme yang masih mengakar saat ini, menjadikan Pekerjaan Rumah Tangga adalah pekerjaan perempuan. Selain itu, budaya Indonesia yang menomorduakan pendidikan bagi perempuan menjadikan perempuan tereliminasi diberbagai lapangan pekerjaan, terutama di desa-desa termasuk di kabupaten Sumbawa Barat.

Komunitas Kampung Mbaca

Kampung Mbaca didirikan pada bulan Juli 2019 oleh sekelompok anak muda yang memiliki keuntungan berlatar pendidikan tinggi dan memiliki kepedulian terhadap persoalan pendidikan yang dialami masyarakat di sekitarnya, khususnya kecanduan anak-anak pada gadget. Kegelisahan para pendiri Kampung Mbaca saat melihat fenomena menguatnya kecanduan anak-anak dan remaja pada gadget, kemudian mendorong mereka untuk mengidentifikasi lebih jauh faktor pendorong/pemicu, yang selanjutnya ditetapkan menjadi latar belakang sebagai berikut: Indeks minat baca masyarakat Indonesia baru mencapai 0,001. Artinya, dari 1.000 penduduk hanya satu warga yang tertarik untuk membaca;  (ii) Minat baca sangat berpengaruh terhadap kualitas SDM di desa, hal ini akan menghambat pembangunan di desa; dan (iii) Semakin berkurangnya kepedulian masyarakat di desa terhadap kemajuan desanya.

Jatiwangi Art Factory (JAF)

Jatiwangi Art Factory (JAF) didirikan pada 27 September 2005 oleh Arief Yudi Rachman, Loranita Theo dan Ginggi Syarif Hasyim. Pendirian Jatiwangi art Factory dilatarbelakangi oleh kegelisahan terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat. Dalam pandangan mereka, setiap orang bisa menjadi seniman, dan seni bisa lebih terbuka bagi siapapun untuk menikmati kemewahan dalam menikmati hidup yang lebih baik.

Samawa Islam transpormatif (SIT)

Samawa Islam Transformatif (SIT) merupakan lembaga yang dibentuk oleh berbagai kalangan yang kritis terhadap kebijakan pemerintah, terutama di bidang pendidikan. SIT merupakan nama baru dari elaborasi Gerakan Organisasi yang sebelumnya bernama Komunitas Kajian Isu Strategis (KKIS) pada tahun 2018 sehingga di butuhkan pelebaran arah gerakan dengan mengkukuhkan Samawa Islam Trasformatif (SIT) berdasarkan Akta Notaris tertanggal 02 Januari 2020. Pendidikan harus menjadi jembatan untuk masyarakat agar mampu meningkatkan kualitas agar lebih baik. SIT lembaga yang peduli dengan persoalan masyarakat terhadap dunia pendidikan menjadi perhatian serius SIT.

Serikat Petani Majalengka (SPM)

Serikat Petani Majalengka (SPM) didirikan pada tahun 2015 sebagai hasil interaksi para aktivis gerakan tani dengan basis-basis petani gurem atau petani tak bertanah yang pada umumnya mengalami masalah-masalah terkait reforma agraria. Latar belakang yang mendorong pendirian Serikat Petani Majalengka (SPM) adalah menguatnya kebutuhan atas wadah perjuangan masyarakat yang bertujuan mengantarkan perubahan dan mewujudkan tatanan kehidupan yang berkeadilan dengan jalan memberikan akses pengelolaan, penguasaan, dan pemanfaatan tanah.

Lembaga Kajian dan Advokasi HAM Samawa (LEKAS)

Lembaga Kajian dan Advokasi HAM atau  disingkat dengan LEKAS, didirikan pada pada tanggal 7 Desember 2015. LEKAS berdiri atas dasar berbagai problem social mulai dari ketimpangan hukum, ekonomi, pertanian, peternakan, budaya, lingkungan, pertanian dan peternakan hingga persoalan lainnya yang belum mendapat gambaran utuh sehingga sangat penting melakukan kajian guna memperoleh data riil yang dapat menyandingkan data pemerintah.

Pusat Kajian dan Konsultasi Bisnis Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan (K2B Centre SPs Uniku)

Lembaga ini didirikan berdasarkan Keputusan Direktur Sekolah Pascasarjana Uniku, Nomor : 036/SPs-UNIKU/KNG/OR/2020 tanggal 23 Februari 2020 tentang Pusat Kajian dan Konsultasi Bisnis Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan, disingkat K2B Centre SPs Universitas Kuningan. Pendirian organisasi ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa Indonesia masih ketinggalan jauh dibandingkan dengan negara – negara ASEAN (Malaysia, Singapura, dan Thailand), apalagi dibandingkan dengan Korea yang wirausahanya mencapai 4%, sementara Dengan hanya 1,6% dari total jumlah penduduk (BPS, 2011). Hal ini menjadi keprihatinan sekaligus mengindikasikan, Indonesia masih banyak membutuhkan enterpreneurship untuk ikut mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus SDM yang kompeten. K2B Center merupakan kelompok keilmuan dan kepakaran yang menekuni studi ilmu bisnis dan kegiatan fasilitasi konsultasi bisnis, terlahir ditengah kampus yang memiliki tradisi mengembangkan knowledge, skill dan attitude.